Fitrah Islami Online

Penyebar Ilmu dan Maklumat Islami

Rasulullah SAW larang kutuk mengutuk sesama Muslim

Yang dimaksudkan dengan mengutuk ialah mendoakan orang lain agar mendapat kecelakaan. Mengutuk ini adalah satu perbuatan yang terlarang kita lakukan sesama muslim. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Rasulullah SAW. di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud maksudnya: “ Mencaci orang Islam itu termasuk fasik dan membunuhnya termasuk kafir.”

Rasulullah SAW bersabda maksudnya, “Mengutuk seorang mukmin itu seperti membunuhnya.” (Hadis Riwayat Jamaah selain Ibnu Majah, hadis riwayat Tsabit bin Adl-Dlahak)

Nabi SAW  bersabda maksudnya : ” Sesungguhnya seorang hamba bila melaknat seseorang nescaya laknat itu akan naik ke langit kemudian menutup pintu pintu langit di bawahnya, lalu turun ke bumi menutup pintu pintu yang lain, kemudian mengambil tangan kanan di tangan kirinya, apabila tidak memenuhi sasarannya, ia kembali kepada orang yang dilaknat dan jika tidak boleh ia akan kembali kepada orang yang melaknatnya.”

(Hadis Riwayat  Abu Daud)

Rasulullah SAW  bersabda maksudnya  ” Tidaklah para pelaknat itu dapat jadi penolong dan saksi di hari kiamat.” (Hadis Riwayat Muslim dan Abu Daud)

Rasulullah SAW  bersabda maksudnya: ” Tidak patut seorang teman baik, mengutuk (temannya)”

(Hadis Riwayat Muslim dari Abu Hurairah)

Di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah SAW  bersabda maksudnya: ” Seorang mukmin bukanlah orang yang suka mencerca, bukan yang suka menjolok jolok, bukan yang suka berbuat keji, dan bukan juga orang yang suka bercakap keji.”

Dari hadis hadis tersebut di atas telah diterangkan bahawa mengutuk sesama muslim itu termasuk perbuatan yang berdosa, kerana kutukan dan laknat itu menjadi hak  ALLAH SWT sahaja, dalam menghukum setiap hambanya. Sehingga kita dilarang mengutuk kerana kegunaan kutukan itu mengharapkan supaya ALLAH SWT mencabut semua nikmat yang telah diberikan kepada hamba tersebut baik nikmat zahir maupun nikmat batin, supaya dia (orang yang dilaknat) tidak memperoleh nikmat dan anugerahNya. Oleh kerana itu Rasulullah SAW  melarang perbuatan itu, bahkan menganjurkan sebaliknya iaitu supaya saling mendoakan sesama muslim agar mendapat nikmat dan kurnia dari ALLAH SWT.

(Sumber: Al-Kabair karya Syamsuddin Adz-Dzahabi, terjemahan M. Ladzi Safrony, BA ke dalam buku 75 Dosa Besar terbitan Media Idaman, Surabaya)

About these ads

11 May 2011 - Posted by | Ibadah, Tazkirah

3 Comments »

  1. I really love your blog.. Very nice colors & theme.
    Did you make this web site yourself? Please reply
    back as I’m planning to create my very own website and would love to learn where you got this from or what the theme is called.

    Cheers!

    Comment by toko buku online murah | 12 April 2014 | Reply

  2. Dari Huzaifah r.a berkata bahwa aku mendengar Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud;fitnah akan mendatangi hati manusia dari arah depan dan belakang seperti anyaman tikar yang bercantum antara satu sama lain.Jadi,jika ada hati yang menerima mana-mana fitnah,maka satu titik hitam akan melekat dihatinya.Dan hati yang tidak menerimanya,satu titik putih akan melekat padanya sehinggalah akan wujud dua jenis hati;Pertama:hati yang putih seperti batu marmar yang tidak akan dimudaratkan oleh mana-mana fitnah sekalipun selama mana tegaknya langit dan bumi.(yakni batu marmar oleh kerana permukaanya licin,maka tidak ada benda yang yang mungkin melekat padanya.Begitu juga hati orang ini,kerana kekuatan iman yang ada padanya,tidak ada fitnah yang mampu memberi kesan padanya)kedua:Yang terlungkup tidak mungkin mampu menahan apa-apa yang ada didalamnya;begitu juga hati ini,tidak mungkin lagi tersisa didalamnya perasaan bencikan dosa dan tidak tertinggal lagi cahaya iman.Dan kerana itu dia tidak lagi menganggap yang baik itu sebagai baik dan yang buruk itu sebagai buruk.dan dia hanya bertindak mengikut nafsunya yang sudah mendiami hatinya.(H.R Muslim)

    DOA KEBAIKAN LEBIH BAIK;SEDANGKANGKAN NABI DOAKAN KEBAIKAN UNTUK BANI THAIF

    Comment by noradzman | 1 December 2011 | Reply

  3. kalau kita tengok masyarakat Islam kita sekarang, ramai yang saling kutuk mengutuk. ada yang secara terangan dan ada yang secara kiasan. semoga Allah mengampunkan dosa kita semua.

    Comment by nurain | 28 October 2011 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 152 other followers

%d bloggers like this: