Fitrah Islami Online

Penyebar Ilmu dan Maklumat Islami

TAJUK YANG PANAS-MENGAPA TONJOLKAN ORANG YANG BERMASALAH”?.

Kalau memang zakir naik itu bermasalah,…mengapa tonjolkan dan agung-agungkan dia sebagai ulama besar..?

Bukankah sanjungan itu membawa petaka kepada zakir naik.

Semua kita tau,…bahwa zakir naik ini buruan negara india,sepatutnya melindungi dia bukan dengan cara memviralkan dan melebih-lebihkan keagungan kpda nya.

Sekarang ini siapa yang bersalah,…pengagung zakir naik atau yang menentang zakir naik,..?

Tetapi, tidak sedikit yang mempersoal sebutan ulama untuknya.

Pertanyaan nya, dari mana ia belajar ilmu agama Islam, tidak jelas. Tidak pernah disebutkan siapa gurunya.

Tidak akan ditemukan dari mana ia belajar agama.

Yang ada, klaim Zakir Naik yang menyebut dirinya sebagai murid Syaikh Ahmad Deedat.

Belum lagi bacaan Alquran nya yang dinilai tidak ber-aturan.

Siapa yang mengajarinya Alquran, tidak jelas, karena Arab dan bacaan Alquran nya dinilai keluar dari makhraj, tidak bagus, dan tidak memenuhi kaedah Tajwid.

Di mana dan dengan ulama siapa ia belajar Tafsir, Hadits, Fiqih, Syariah, bahasa Arab, dan lain sebagainya, juga tidak pernah diketahui.

Dalam ceramahnya, Zakir Naik mengatakan bahwa dirinya adalah sarjana perbandingan agama, tapi faktanya ia seringkali mengeluarkan ‘fatwa’ perihal masalah agama Islam yang bukan bidangnya.

Ia pun tidak ragu menyalahkan ulama sederajat Imam Mazhab Fiqih dan Hadits.

Dikatakan Zakir Naik bahwa para Imam Fiqih dan Hadits itu tidak memiliki informasi (ilmu) yang lengkap saat mereka memberikan atau mengeluarkan hukum-hukum Islam.

Bahkan Zakir Naik menyatakan siapa yang menerima dan mengikuti para Imam tersebut sebagai guru dalam Islam dapat merusak Islam itu sendiri.

Hal ini diungkapkan Zakir Naik saat ia diwawancarai seputar masalah Taqlid.

Yang heran, meski Zakir Naik sering mengaku sebagai murid Ahmad Deedat, tetapi Zakir Naik mengatakan memperingati Maulid Nabi Muhammad saw adalah perbuatan syirik dan ia menyamakan perbuatan tersebut dengan Festival Hindu dan Kristen (festival orang-orang kafir).

Maulid Nabi dikatakan haram, dan lain sebagainya, padahal Syaikh Ahmad Deedat yang diklaim sebagai gurunya, adalah pecinta maulid Nabi.

Sebagai penganut ajaran Salafi wahabi, Zakir Naik beraqidah mujassimah tidak diragukan lagi.

Ia menyerupakan Allah swt dengan makhlukNya yang merupakan faham mujassimah.

Dikatakan Zakir Naik bahwa Allah swt memiliki dua tangan, dua mata, wajah, kaki, tulang kering, dan memiliki tubuh yang besar.

Allah swt duduk di atas langit, di atas kursi yang besar menghadap ke ‘Arsy.

Inilah aqidah Salafi yang membezakan dengan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Kemudian seeorang bertanya: “Bagaimana tangan dan tubuh Allah?”. Zakir naik menjawab, “Kami tidak tahu, yang tahu hanya Allah”.

Dan kalau kita cermati pandangan aqidah mujassimah yang dianut Salafi ini serupa dengan pemikiran Tuhannya Hindu, Dewa Wisnu.
Bezanya tuhannya Hindu itu menikah dan ada bentuk patung dewa Wisnu.

Banyak sangat pemahaman dan ajaran Salafi Wahabi yang dianut Zakir Naik yang tidak dapat disebutkan satu persatu di sini.

Selain menganut aqidah mujassimah, Zakir Naik juga akrap sangat menyebarkan pemahaman dan pemikiran ajaran Ahmadiyyah.

Dalam berbagai ceramah dan tulisan-tulisannya, Zakir Naik mengklaim bahwa kemunculan Nabi Muhammad saw telah disebutkan dalam kitab suci agama Hindu.

Pemikiran Zakir Naik tersebut ternyata bersumber dari buku “Mohammad in world scriptures” karya Abdul Haq Vidyarthi Qadiyani (1888-1977), seorang penyebar dan penganut ajaran Ahmadiyyah Lahore India.

Bahkan tulisan-tulisan Zakir Naik ini hampir sama dan banyak keserupaan dengan tulisan yang ada dalam buku Qadiyani.

Peliknya, Zakir Naik tidak pernah menyebutkan sumber kutipan tulisan tersebut.

Dan masih banyak lagi yang perlu dicermati dari seorang Zakir Naik.

Jangan sampai masalah zakir naik ini melibatkan orang awam dalam masalah dia.

Diantara Video2 ceramah ZN yg banyak bertentanggan dgn Aqidah & fahaman ASWJ:

Di Malaysia: https://m.youtube.com/watch?v=6Xv8pD69DTc

Di tempat lain:

2⃣BACAAN AL-QURAN UNTUK ORANG TELAH MENINGGAL DUNIA:

✔Al-Imam al-Suyuti menukilkan kesepakatan 4 mazhab tentang keharusan membaca Qur’an bagi yang mati dan bahawasanya si mati dapat manfaat dengan bacaan al-Quran.

✖Zakir Naik berkata: Membacakan Quran bagi orang yang telah mati adalah bidaah sesat dan tak ada dalil baginya.

Lihat kenyataannya pautan berikut:

3⃣BERTAWASUL DENGAN NABI:

Setiap Jumaat di masjid-masjid di Selangor khatib berkata apabila berdoa;
اللهم إنا نتوسل إليك بنبيك الأمين
Maknanya: “Ya Allah, kami bertawassul dengan nabi kamu yang bersifat amanah”.

Ada hadith membuktikan Rasulullah mengajar tawassul kepada sahabatnya iaitu hadith yang diriwayatkan oleh al-Hafiz al-Tobaroni dan selainnya dan ada 16 orang ulama hadith yang bertaraf hafiz hadith berkata hadith itu sohih.

✖Zakir Naik berkata: Bertawasul dengan nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم adalah amalan syirik.

Lihat kenyataannya pada pautan berikut:

4⃣SAMBUTAN MAULIDUR-RASUL:

Di Malaysia Ahlis-Sunnah wal-Jama^ah yang terdiri daripada sultan-sultan, masyarakat dan kerajaan menyambut Maulidur-Rasul setiap tahun. Amalan ini adalah bidaah yang baik sepertimana yang dinaskan oleh al-Hafiz Ibn Dihyah, al-Hafiz al-Suyuti, al-Hafiz al-Sakhawi ulama al-Azhar dan lain-lain.

✖Zakir Naik berkata: Sambutan Maulidur-Rasul صلى الله عليه وسلم adalah bidaah yang membawa kepada neraka.

Lihat kenyataannya pada pautan berikut:

5⃣TAUHID:

AhlisSunnah wal-Jama^ah termasuk ulama Melayu seperti Syaikh Daud al-Fatoni, Syaikh Ahmad bin Muhammad Zain al-Fatoni, Tok Kenali, Mufti Banjar di kurun 12 hijri Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari, Mufti Acheh di kurun 11 hijri Syaikh Nurud-Din al-Raniri dan lain-lain, mereka mengajar sifat 20.

✖Zakir Naik mengajar aqidah Wahhabi yang membahagikan Tauhid kepada tiga.

Lihat kenyataannya pada pautan berikut:

📌 Bagi seseorang yang tahu apakah itu wahhabi tidak syak lagi Zakir Naik itu Wahhabi.

Sumber,…

11/08/2019 - Posted by | wahabi |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: