Fitrah Islami Online

Penyebar Ilmu dan Maklumat Islami

Kenapa Masa Berdoa Tangan Tadah Ke Langit?

Adakah Allah Berada dilangit?
Syeikh Al-Muhaddith Ahmad bin Shiddiq Al-Ghumaari Al-Maghribi salah seorang ulama besar Al-Azhar (1380 H) telah menyatakan sebab kenapa disyariatkan menadahkan tapak tangan ke langit ketika berdoa :
”Jika ada yang berkata : Kalau Allah tidak terikat dengan arah, kenapa kita berdoa dengan menadah tapak tangan ke arah langit.?”

Syeikh Al-Ghumari menjawab dengan jawapan yang diberikan olih Imam At-Thurthusi (529 H), seorang ulama besar mazhab Maliki dari Iskandariyah sebagaimana yang tertulis dalam Kitab Ithafus Saadah syarah Ihya dimana Imam At-Thurthusi memberikan dua jawaban :


Pertama
: Perkara ini adalah termasuk mengabdikan diri dengan taat seperti menghadap kiblat ketika menunaikan sembahyang dan meletakkan dahi ke bumi masa sujud, yang juga menyucikan Allah dari tempat, samada Ka’bah maupun tempat sujud. Sehingga jadilah langit itu seakan-akan kiblat ketika berdoa.


Kedua
: Karena langit adalah tempat turunnya rezki, rahmat dan keberkatan, sebagaimana hujan turun dari langit ke bumi. Demikian pula, langit merupakan tempat para malaikat, dimana bila Allah memerintahkan maka perintah itu tertuju kepada mereka, hingga mereka menurunkannya kepada penduduk bumi. Ringkasnya, langit adalah tempat pelaksanaan keputusan, lalu doa dihadpkan ke arah langit.” ( Kitab Al-Mathlubah fi Istihbab Raf’i Al-Yadaini muka pada m.s. 61)

Allah Ta’ala berfirman :
وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ
Artinya : “Dan di langit terdapat rezki kamu sekelian dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepada kamu.” (Az-Zariyat : 22).

Dan firmanNya :
هُوَ الَّذِي أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً لَّكُم مِّنْهُ شَرَابٌ وَمِنْهُ شَجَرٌ فِيهِ تُسِيمُونَ
Artinya : “Dialah Tuhan yang menurunkan hujan dari langit bagi kamu sekelian. Di antara air hujan itu ada yang menjadi minuman, ada yang menumbuhkan pokok-pokok dan rumput-rumput yang menjadi makanan bagi haiwan ternak kamu sekelian.” (An-Nahl : 10)

Wallahua’lam

Sumber: FB Ustaz Yunan A Samad

Advertisements

27 August 2017 - Posted by | Aqidah, Bicara Ulama, Ibadah, Q & A (Soal Jawab)

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: