Fitrah Islami Online

Penyebar Ilmu dan Maklumat Islami

Muhasabah Ramadhan–10 malam terakhir

KALAULAH DI DUNIA KITA TELAH MENDAPATKAN SEGALA-GALANYA TETAPI KITA TIDAK BERJAYA MENDAPATKAN 3 ANUGERAH DARIPADA ALLAH JALLA WA’ALA IAITU RAHMATNYA ALLAH,

MAGHFIRAHNYA/PENGAMPUNANYA ALLAH DAN JUGA PEMBEBASAN DIRI DARIPADA API NERAKA

MAKA SEGALA KEKAYAAN YANG KITA ADA,HARTA KITA,ILMU KITA

,PANGKAT KITA,JAWATAN KITA,

KEDUDUKAN KITA,KECANTIKAN KITA,KETAMPANAN KITA,KEKUATAN KITA SEMUA ITU TIDAK ADA ERTINYA KALAU KITA TIDAK BERJAYA MENDAPATKAN 3 ANUGERAH DARIPADA ALLAH JALLA WA’ALA KETIKA HIDUP KITA DI DUNIA INI

10 MALAM YANG TERAKHIR MANFAATKANLAH SEBAIK MUNGKIN UNTUK KITA MENDAPATKAN ANUGERAH DARIPADA ALLAH UNTUK MENDAPATKAN MALAM LAILATUL QADR KHUSUSKAN BAGI TUMPUAN UNTUK AKHIRAT KITA UNTUK MENDAPATKAN ANUGERAHNYA ALLAH JANGAN SAMPAI KITA MENJADI ORANG-ORANG YANG RUGI DAN MENYESAL DI KEMUDIAN HARINYA.

Kalaulah di dunia kita telah mendapatkan segala-galanya.

Duitnya,kedudukannya,hartanya,

pangkatnya,takhtanya,wanitanya,

kecantikannya,ketampanannya tapi kita tidak berhasil dan juga tidak berjaya meraih anugerah pada 10 malam yang terakhir di bulan ramadhan iaitu kebebasan diri daripada Api Neraka maka segala-galanya itu akan menjadi lenyap dan tidak ada apa-apanya.

Jadi bagaimana perumpamaan yang sederhana di 10 malam yang terakhir ini kita mampu untuk MEMINANG rahmatnya Allah,maghfirahnya Allah dan juga kebebasan diri daripada Api Neraka.Tentunya setiap orang yang mengharapkan sesuatu kalau pada saat kita MELAMARNYA,

MEMINANGNYA mesti dengan kita akan tampil dalam keadaan yang sihat dan sempurna.

Kemas,rapi,cantik,indah,bagus,sopan,santun.Itu kebiasaannya kalau tidak LAMARAN kita akan ditolak.Sesiapa pun yang DILAMAR sebelum dengan kita MELAMARNYA maka mungkin kita akan mandi,kita berpakaian kemas dan rapi,sisir rambut,

bersolek,minyak harum yang mana,sampin yang mana,baju yang mana,pakaian yang seperti apa.

Kenapa?Sebab kita akan melakukan pertemuan dengan calon Pak dan Mak Mertua.Begitu juga dengan calon isteri kita.Begitu juga sebaliknya calon suami ke apa sahaja.Bahkan masing-masing daripada calon pasangan tadi itu akan tampil dengan keadaan yang layak dengan keadaan yang sopan yang mampu untuk menunjukkan ketampanannya dan juga kebolehannya yang mampu untuk menunjukkan kejelitaan dan kecantikannya sehingga masing-masing mampu memikat dan menambat hati dan perasaan sehingga menjadi pasangan suami isteri.

Nah!!!Begitu juga kita di 10 malam yang terakhir ini.Kita ingin MELAMAR ramadhan untuk mendapatkan satu penghormatan satu kemuliaan daripada Allah Jalla Wa’Ala untuk kita mendapatkan kebebasan diri daripada Api Neraka maka bagaimana dengan bacaannya? Dengan penampilannya?Dengan ibadahnya?Dengan qiamnya?Dengan tahajuddnya?Dengan witirnya?Dan juga amalan-amalan yang seumpamanya.

Kalau kita amati dan hayati perjalanan pesawat-pesawat,

armada-armada ramadhan yang sudah kita terbangkan yang sudah terbang meninggalkan kita sejak daripada hari pertama ramadhan.Mungkin ada di antara kita yang sepanjang 5 waktu sembahyangnya tidak luput tercatat di dalam kargo-kargonya tercatat di dalam muatannya HANPHONE,

WHATSAPP,FACEBOOK,IPAD dan juga SMSNYA atau yang seumpamanya.

Ini TANGAN kita gerakkan untuk apa?Dalam berapa kali kita gerakkan di waktu takbir?Ini dengan tatapan MATA kita melihat.Dalam berapa kali melihat Al-Quran?Menatap kedua ibu dan bapa?Menatap arah kiblat?

Menatap kepada muka Para Ulama yang membawa kepada kebenihan hati dan juga ketenteraman jiwa atau menatap tulisan-tulisan yang membicarakan tentang ilmu-ilmu agama?

Rasanya secara jujur lebih banyak kita tengok HANDPHONE daripada kita melihat WAJAH KEDUA IBU DAN BAPA DAN WAJAH PARA ULAMA.

Lebih banyak kita disibukkan dengan urusan WHATSAPP dan SMSNYA.

Penuh buka kargo yang pertama mendarat ramadhan yang berpangkalan di Akhirat yang akan kita lihat bersama.

Isi dan muatannya di hari kiamat ternyata yang terisi TIDUR,SANTAI,SMS,HANDPHONE ataupun juga dengan urusan-urusan yang seumpamanya.Kita tak nak nanti sampai kita jadi kecewa di hari pembalasan yang kekecewaan kita pada saat ketika itu kita tidak boleh patah balik ke dunia untuk kita membetulkannya.

Jadi untuk 10 malam terakhir ink kita kena bagi tumpuan memang khusus untuk akhirat memang khusus untuk agama memang khusus untuk mendapatkan rahmat yang kalau pada saat ketika Allah tengok PANDANGANNYA,PENGLIHATANNYA,

PENDENGARANNYA,HATINYA,MULUTNYA,KAKINYA.Satu persatu beraksi yang sama kerana ingin mendapatkan kebebasan diri daripada Api Neraka.

Kalaulah dengan seseorang itu berasa bangga dengan teknologinya,bangga dengan kewangannya,bangga dengan kehidupannya,bangga dengan kekuatannya,bangga dengan kesejahteraannya,bangga dengan keamanan dan juga ketenteramannya

bangga dengan jawatan,pangkat dan takhtanya.

Itu semua tidak ada erti kalau dalam sepanjang hidup tidak mendapatkan 3 anugerah Allah Jalla Wa’Ala

1)Rahmat

2)Maghfirah/Pengampunan

3)Pembebasan diri daripada Api Neraka untuk mendapatkan Syurga yang abadi.

 

Oleh: Syeikh Nuruddin Marbu ALBanjari ALMakki – Restu from Syeikh

14 July 2015 - Posted by | Bicara Ulama, Ibadah, Renungan & Teladan, Tazkirah |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: