Fitrah Islami Online

Penyebar Ilmu dan Maklumat Islami

Hukum memberi dan menjawab salam.

Kita sering mendengar bahawa memberi salam itu sunat dan menjawabnya wajib, kenyataan itu boleh dikatakan benar, tapi tidak sepenuhnya benar, karena ada kalanya menjawab salam itu wajib dan ada kalanya tidak, juga ada kalanya memberi salam itu sunat, dan ada kalanya haram atau makruh.

Syaikh Zainuddin al-Malibari dalam kitabnya Fathul Mu’in Juz. IV, hal. 184 – 185, Cet. Toha Putra Semarang, dalam hal ini menjelaskan sebagai berikut:

Menjawab Salam Hukumnya Fardhu Kifayah, jika salam diucapkan kepada sekelompok orang. Asalkan sudah ada yang menjawab maka terlepas kewajiban bagi yang lain.

Hukum Menjawab Salam Fardhu A’in (Diwajibkan atas individu), jika salam diucapkan kepada satu orang.

Haram perempuan memberi dan menjawab salam: Diharamkan bagi seorang perempuan memberi dan menjawab salam lelaki yang bukan mahramnya (lelaki yang halal menikahinya). Namun jika salam diberikan oleh seorang laki-laki kepada sekelompok perempuan, maka wajib bagi salah satu dari mereka untuk menjawabnya.

Dimakruhkan bagi laki-laki memberi dan menjawab salam perempuan yang bukan mahramnya (perempuan yang halal dinikahinya).

Menjawab Salam melalui Tulisan (seperti melalui surat, sms,whatsapp,fb dan lain lain): Imam an-Nawawi dalam Syarah Muslim mengatakan wajib segera menjawab salam yang dikirim oleh seseorang melalui surat, namun yang wajib disegerakan bukan menjawab dengan tulisan, tetapi menjawab dengan lisan ketika membaca surat tersebut.

Abu Abdillah ar-Razi dalam tafsirnya menyebutkan: "apabila salam diberikan melalui tulisan, maka menjwabnya dengan tulisan juga wajib. dalilnya adalah firman Allah Swt.: “Apabila diberikan satu penghormatan, maka balaslah dengan yang lebih baik, atau balas sesuai pemberian saja.”

Karena itu, ketika kita membaca salam dalam surat, (sms, whatsapp dan lain lain) seseorang yang dikirimkan kepada kita, jawablah segera dengan lisan, dan jangan lupa jawab juga dengan tulisan ketika kita membalas suratnya (sma, whatsapp dan sebagainya)

(Sumber: Peutrang.blogspot.com)

Advertisements

7 February 2015 - Posted by | Fiqh, Ibadah, Q & A (Soal Jawab) |

2 Comments »

  1. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

    Mohon penjelasan, blh tak kalau kita jawab dgn lisan saja salam dlm mesej krn kita tidak mahu menjawab mesej org tersebut?

    Comment by ummu | 15 April 2017 | Reply

  2. Reblogged this on zalizanorman.

    Comment by zaliza | 8 February 2015 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: