Fitrah Islami Online

Penyebar Ilmu dan Maklumat Islami

Apa hukumnya jika kita bekerja di pasaraya yang kerja utamanya perlu menyusun arak?

arak terbuka

 

Fatwa Malaysia

PENJELASAN:

Hukum bekerja di pasaraya secara umumnya adalah dibenarkan walaupun pasaraya itu ada menjual arak dan benda haram lain.

Namun, apabila bekerja secara langsung dengan arak seperti menyusun botol arak atau menjaga kaunter dan menguruskan jual beli arak, hukumnya adalah haram.

Ini berpandukan hadis Nabi Muhammad saw: Anas bin Malik melaporkan, "Rasulullah saw melaknat sepuluh golongan yang terlibat dengan arak:

1) Orang yang memerah arak.

2) Orang yang diminta arak diperahkan untuknya.

3) Orang yang meminumnya.

4) Orang yang membawanya.

5) Orang yang meminta dibawa arak kepadanya.

6) Orang yang memberi minum arak kepada orang lain.

7) Orang yang menjual arak.

8) Orang yang mendapat hasil daripada arak.

9) Orang yang membeli arak.

10) Orang yang meminta dibelikan arak untuknya."

Hadis direkodkan oleh Imam Ibnu Majah dan al-Tirmizi.

Wallahu a’lam.

Advertisements

9 February 2014 - Posted by | Fatwa, Fiqh, Ibadah, Q & A (Soal Jawab) |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: